Jakarta – Kepolisian Resor Metro (Polrestro) Jakarta Barat menggencarkan patroli rumah kosong selama periode mudik Lebaran guna mengantisipasi tindak pencurian di lingkungan permukiman.
Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya jumlah rumah yang ditinggalkan pemiliknya untuk pulang ke kampung halaman, sehingga berpotensi menjadi sasaran pelaku kejahatan.
Patroli Intensif di Permukiman
Petugas kepolisian melakukan patroli rutin di sejumlah wilayah permukiman, terutama di kawasan yang banyak ditinggalkan warga. Patroli dilakukan secara berkala, baik siang maupun malam hari.
Kapolres Metro Jakarta Barat menyatakan bahwa patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang mudik.
“Kami meningkatkan patroli di lingkungan permukiman untuk mencegah tindak kriminalitas, khususnya pencurian rumah kosong,” ujarnya.
Libatkan Peran Masyarakat
Selain patroli oleh aparat, kepolisian juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
Warga yang tidak mudik diminta untuk saling memperhatikan kondisi sekitar serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.
Koordinasi dengan pengurus RT/RW dan petugas keamanan lingkungan juga diperkuat untuk meningkatkan pengawasan.
Imbauan bagi Pemudik
Polisi mengimbau warga yang akan mudik agar memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan.
Beberapa langkah yang disarankan antara lain:
-
Mengunci pintu dan jendela dengan baik
-
Mematikan aliran listrik dan gas yang tidak diperlukan
-
Menitipkan rumah kepada tetangga atau petugas keamanan
-
Tidak mengumumkan rencana mudik secara berlebihan
Langkah ini penting untuk mengurangi risiko tindak kejahatan selama rumah ditinggalkan.
Situasi Keamanan Dipantau
Polrestro Jakarta Barat memastikan bahwa situasi keamanan selama periode mudik terus dipantau secara intensif.
Patroli akan terus ditingkatkan hingga arus balik Lebaran selesai, guna menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif.
Dengan adanya pengamanan ini, diharapkan masyarakat dapat menjalani mudik dengan tenang tanpa khawatir terhadap kondisi rumah yang ditinggalkan.