Jakarta – Sejumlah siswa di Jakarta Timur dilaporkan belum menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari pertama masuk sekolah setelah libur Lebaran 2026.
Kondisi ini terjadi di beberapa sekolah, di mana distribusi program belum berjalan meski kegiatan belajar mengajar telah dimulai kembali.
Distribusi MBG Belum Merata
Program MBG yang bertujuan meningkatkan asupan gizi siswa belum sepenuhnya tersalurkan di seluruh wilayah. Beberapa sekolah di Jakarta Timur masih menunggu jadwal distribusi dari pihak terkait.
Selain itu, koordinasi antara penyedia dan sekolah disebut masih dalam tahap penyesuaian pascalibur panjang.
Siswa Kembali Sekolah Tanpa Program MBG
Pada hari pertama masuk sekolah, para siswa tetap mengikuti kegiatan belajar seperti biasa tanpa menerima bantuan makanan dari program tersebut.
Meski demikian, aktivitas belajar mengajar tetap berjalan normal.
Penyesuaian Pasca Libur Lebaran
Pihak terkait menyebut keterlambatan distribusi kemungkinan dipengaruhi oleh penyesuaian operasional setelah libur Lebaran.
Selain itu, proses logistik dan kesiapan penyedia makanan juga menjadi faktor yang memengaruhi penyaluran program.
Harapan Distribusi Segera Normal
Sekolah dan orang tua berharap distribusi MBG dapat segera berjalan normal dalam waktu dekat.
Program ini dinilai penting untuk mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar siswa.
Evaluasi Pelaksanaan Program
Kondisi ini menjadi bahan evaluasi bagi pelaksanaan program MBG agar ke depan distribusi dapat lebih tepat waktu dan merata.
Dengan perbaikan sistem, diharapkan seluruh siswa dapat menerima manfaat program secara optimal.