Beijing – Sistem perkeretaapian China mencatat telah melayani sekitar 258 juta perjalanan penumpang selama periode libur Tahun Baru Imlek. Lonjakan mobilitas tersebut terjadi seiring meningkatnya arus mudik dan wisata masyarakat.
Otoritas perkeretaapian setempat menyebutkan bahwa peningkatan jumlah penumpang telah diantisipasi sejak awal. Penambahan jadwal perjalanan dilakukan untuk menjaga kelancaran layanan dan mengurangi kepadatan di stasiun utama.
Kereta api masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat China saat Imlek. Faktor ketepatan waktu, kapasitas besar, dan jaringan yang luas menjadi alasan utama tingginya minat penumpang.
Selama periode tersebut, pengelola perkeretaapian juga memperkuat aspek keselamatan dan pelayanan. Pengaturan arus penumpang dilakukan secara ketat, terutama di kota-kota besar dan jalur padat.
Lonjakan perjalanan saat Imlek dinilai sebagai indikator pulihnya aktivitas sosial dan ekonomi. Mobilitas masyarakat yang tinggi mencerminkan kepercayaan publik terhadap sistem transportasi nasional.
Pemerintah China menyatakan akan terus meningkatkan kualitas layanan kereta api. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kenyamanan penumpang pada momen-momen dengan tingkat perjalanan tinggi.